Malam ini adalah malam terbaik untuk menyaksikan Mars. Planet tersebut akan tampak merah terang dan bisa dilihat tanpa teleskop. Kecerlangan Mars malam ini terkait dengan proses revolusi Mars mengelilingi Matahari yang kadang membawanya menuju titik terdekat dengan planet lain.
Pada Sabtu (3/3/3012) lalu, Mars mencapai oposisi dengan Bumi. Oposisi Mars berarti kondisi dimana Mars berada di antara Matahari dan Bumi, mirip seperti kondisi gerhana Bulan. Secara logika, jika oposisi terjadi Sabtu, maka Mars juga akan berada di titik terdekat Bumi pada hari itu juga. Tapi karena perbedaan orbit maka titik terdekat baru dicapai pada Senin (5/3/2012) atau malam ini.
Malam ini, Mars akan berada pada jarak 100,7 juta kilometer dari Bumi. Mars pernah mencapai jarak terdekat ke Bumi selama 60.000 tahun pada peristiwa oposisi tahun 2003. Pada oposisi kali ini, Mars akan terlihat di konstelasi Leo. Planet yang diduga menyimpan air di bawah permukaannya ini tetap akan tampak terang di langit kota. Jadi, pasti bisa disaksikan dari Jakarta.
Karena masih berdekatan dengan oposisi, maka Mars mulai bisa disaksikan hampir bersamaan dengan saat Matahari tenggelam. Saat matahari tenggelam di ufuk barat, Mars akan terbit di ufuk timur. Berdasarkan Stellarium, Mars akan tampak dengan magnitud -1.23. Magnitud ini menyatakan kecerlangan benda langit. Semakin negatif, maka benda langit makin mudah dilihat mata.
Untuk melihatnya, paling mudah adalah mengarahkan pandangan ke timur jika mengamati sebelum tengah malam. Mars punya warna khas merah pucat jadi seharusnya tak terlewat dari pandangan. Mars akan bisa disaksikan sepanjang malam hingga menjelang Matahari terbit. Jika menyaksikannya dini hari, maka pengamat harus mengarahkan pandangannya ke barat.
Bersama dengan munculnya Mars, empat planet lain, yakni Merkurius, Venus, Jupiter dan Saturnus juga akan bisa dilihat. Bisa dikatakan, empat planet tersebut plus Mars sedang mengadakan parade malam ini. Merkurius tampak di ufuk barat sesaat setelah Matahari tenggelam. Begitu juga Venus dan Jupiter yang bisa disaksikan hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Ketika Venus dan Jupiter tenggelam, Saturnus terbit.
Mars akan terlihat terang hingga bulan April 2012. Setelahnya, masih bisa disaksikan hingga Februari 2013 namun dengan cahaya yang semakin meredup. Oposisi Mars berikutnya akan terjadio pada 8 April 2014 dengan waktu pengamatan terbaik pada 14 April 2014. Jika pengamat melewatkan kesemopatan malam ini, maka pengamat harus menunggu sekitar 26 bulan dari sekarang.
Minggu, 04 Maret 2012
Malam Terbaik Untuk Menyaksikan Mars
kesendirian Bisa Memacu Penyakit Kronis
Kesendirian tak hanya berbuah kesedihan. Hasil penelitian terbaru mengungkap bahwa kesendirian bisa memacu penyakit kronis hingga memicu kematian lebih cepat.
John Cacioppo dari University of Chicago melakukan penelitian tentang efek biologis kesendirian. Ia memaparkan hasil penelitiannya di ajang Social Psychology and Perception Meeting di San Diego, Februari lalu.
Berdasarkan hasil penelitiannya, Cacioppo mengungkapkan bahwa kesendirian bisa berdampak pada pengerasan arteri, memicu tekanan darah tinggi, pembengkakan tubuh dan masalah ingatan.
Cacioppo juga menganalisis perubahan sistem kekebalan tubuh pada orang yang diisolasi. Spesifiknya, peneliti meneliti ekspresi gen tertentu pada pribadi yang mengalami kesendirian.
Ilmuwan menemukan bahwa gen yang terkait pembengkakan dan aktivasi sistem kekebalan siekspresikan berlebihan. Sementara, gen lain yang terkait kkebalan virus dan produksi antibodi kurang diekspresikan.
Ditemukan pula bahwa sistem kekebalan tubuh pribadi yang mengalami kesendirian cenderung fokus menyerang bakteri. Akibatnya, pribadi ini lebih rentan pada serangan virus serta penyakit yang terkait.
Pada tingkat hormonal, kesendirian merangsang sekresi hormon kortisol, kesendiriang menimbulkan tekanan darah tinggi serta menyebabkan serangan jantung. Kesendirian juga mengurangi kualitas tidur.
"Kesendirian bisa menimbulkan hiperreaktifitas pada perilaku buruk orang lain, jadi orang yang kesepian melihat perlakuan itu lebih dalam. Ini membuatnya jatuh lebih dalam pada perasaan kesepian," kata Cacioppo seperti dikutip Livescience, Jumat (2/3/2012).
Pada pribadi yang mengalami kesendirian atau kesepian, Cacioppo mengatakan bahwa upaya terbaik adalah adalah melatih kemampuan sosial tertentu sehingga melihat dunia lebih positif serta memupuk kemauan untuk berbagi.
Solusi Energi Hijau di Masa Depan
Baterai yang tidak mahal terbuat dari logam cair bisa menjadi solusi energi hijau di masa depan. Baterai ini bisa menyimpan energi angin ataupun Matahari. Donald Sadoway, professor dari Massachusetts Intitute of Technology mengungkapkannya dalam konferensi Technology, Entertainment and Design (TED) Meeting yang berlangsung minggu lalu.
"Baterai adalah alat yang memungkinkan kita melakukannya. Dengan baterai cair ini, kita bisa mengumpulkan listrik walaupun Matahari tidak bersinar," kata Sadoway. Sadoway begitu percaya diri pada langkahnya. Ia dan mahasiswanya kini mendirikan start-up Liquid Metal Battery Corporation dan mengembangkan produk dalam 2 tahun. Bill Gates dari Microsoft turut mendukung prouek ini.
Nantinya, perusahaan start-up itu berniat mengembangkan baterai cair berukuran kontainer pengiriman yang bisa menyediakan listrik cukup bagi 200 KK. Anda bisa mengembangkan baterai di basement dan mengambil listrik dalam waktu singkat. Ini berarti Anda tak harus membangun lagi pembangkit. saluran listrik hanya dibutuhkan saat-saat sibuk," jelas Sadoway.
Logam inti yang digunakan dalam baterai cair ini adalah Vanadium dan magnesium. TED Meeting adalah pertemuan yang dirancang bagi start-up untuk mengemukaan idenya. Setiap start-up diberi waktu 18 menit untuk memaparkan proyeknya.
Tiga Peninggalan Purbakala
Tiga peninggalan purbakala (artefak), diduga berasal dari zaman megalitik, ditemukan oleh warga Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Minggu (4/3/3012). Hingga saat ini, belum dinyatakan dengan pasti jenis artefak yang ditemukan. Masih diperlukan identifikasi.
Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa di kota tersebut dan sekitarnya dikenal sebagai wilayah Besemah yang menyimpan banyak peninggalan purbakala.
Hal tersebut menjadi perhatian peneliti arkeologi dan sejarah untuk menelusurinya mengingat hingga kini masih terus ada laporan temuan baru peninggalan sejarah yang tak ternilai harganya tersebut. Umumnya peninggalan tersebut masih perlu diteliti dan dirawat dengan baik agar tidak dirusak ataupun dicuri akibat ketidaktahuan warga dan ketidakpedulian pemerintah daerah setempat.
Makhluk Hidup Cerdas Dari Antariksa
Pertanyaan mengenai keberadaan makhluk hidup cerdas dari antariksa atau alien, hingga saat ini memang masih menjadi perdebatan banyak ahli. Tidak sedikit, teori mengenai keberadaan alien dimunculkan dalam jurnal-jurnal ilmiah. Bahkan hingga saat ini penelitian akan kemungkinan adanya sebuah planet yang berpenghuni masih terus dilakukan.
Namun, bagaimana jika pembahasan tentang alien dituangkan dalam buku sains anak-anak dengan gambar ilustrasi yang berwarna-warni? Hal ini kemudian memacu Johanna Ernawati untuk menuangkan teori alien ke dalam buku anak-anak setebal 32 halaman berjudul "Di Mana Ada Alien".
"Sebenarnya, saya sejak kecil sudah tertarik dengan astronomi karena ibu saya suka menceritakan mengenai bintang. Sejak itulah saya mulai tertarik dengan astronomi," kata Erna, saat ditemui media dalam acara peluncuran buku seri antariksa, di media Fair 2012, Istora Senayan, Jakarta, Minggu (4/3/2012).
Lulusan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor yang juga penulis di majalah anak-anak Bobo ini mulai menulis mengenai artikel sains di bidang astronomi sejak tahun 2004. Namun buku ini merupakan buku pertamanya.
"Sangat jauh dari disiplin ilmu yang saya pelajari. Saya lulusan Fakultas Peternakan eh pada akhirnya menulis sains. Menulis buku ini tidak lama, hanya dua bulan, namun saya menghabiskan waktu 4 tahun untuk mempelajari dan memahami teori astronomi dan antariksa," kata Erna.
Mengingat sains identik dengan data yang valid, Erna berusaha menghadirkan buku yang imajinatif namun tidak melenceng dari teori yang ada. Untuk itu dalam menulis buku ini Erna berkolaborasi dengan Dr.Taufiq Hidayat, yang merupakan salah satu staf pengajar di Jurusan Astronomi Institut Teknologi Bandung.
"Pak Taufiq ini yang kemudian menjadi rekan saya dalam menulis buku ini. Setiap saya memiliki imajinasi yang ingin saya tuangkan dalam buku, saya akan konsultasikan dengan dia, apakah bisa diterima dari sisi teori sains," kata Erna.
Teori S2 untuk Anak SD
Erna mengakui jika teori yang dia tuangkan dalam buku ini sebenarnya adalah teori astronomi yang menjadi santapan mahasiswa S1 dan S2. Hal ini kemudian menantang dia untuk membuat bahasa yang sangat sederhana agar mudah dimengerti anak-anak.
"Secara teori sebenarnya bahan buku ini adalah teori untuk mahasiswa S2 semua. jadi saya setengah mati mengerjakannya, karena semuanya itu berangkat dari imajinasi saya dan ketika saya konsultasi dengan Dr Taufiq, ternyata imajinasi saya masuk teori untuk S2, jadi saya harus menterjemahkan teori S2 untuk dikonsumsi anak-anak. Benar-benar terjun bebas. Tapi itu menantang saya," kata Erna.
Buku setebal 32 halaman ini memang didesain sangat komunikatif. Porsi ilustrasi gambar terasa lebih dominan dari pada teori. Hal ini dilakukan mengingat anak-anak lebih mudah menerima dan memahami teori sains ketika disertai dengan gambar ilustrasi gambar.
"Anak-anak suka dengan dengan isinya. Bagi anak TK mereka bisa memahaminya melalui gambar. Dari tata bahasa, anak kelas 4 SD hingga SMP sudah bisa memahaminya. Saya berharap melalui buku ini, anak-anak Indonesia mampu memiliki pemikiran yang terbuka mengenai sains. Memang saat ini teknologi belum bisa membuktikan akan keberadaan Alien, namun ketika di masa datang teknologi itu ada, anak-anak Indonesia tidak tertinggal terlalu jauh," kata Erna lagi.
Buku Seri Antariksa ini sendiri akan terdiri dari dua belas buku. Anak-anak akan mendapatkan topik lain mengenai antariksa di setiap serinya. "Seri kedua judulnya "Awas... Serbuan Meteor!" tutup Erna.
Direktur Teknik tim Ferrari Pat Fry
Direktur Teknik tim Ferrari Pat Fry mengaku dirinya tidak yakin timnya cukup kompetitif untuk merebut podium dalam seri pertama F1 musim 2012 di Australia. Australian Grand Prix sebagai pembuka musim ini akan digelar pada 18 Maret mendatang.
"Saat ini saya merasa kami bakal kesulitan merebut podium di awal musim. Namun, mungkin saya yang terlalu pesimistis," kata Fry, Minggu (4/3/2012) di London.
Fernando Alonso dan Felipe Massa sudah berjuang keras untuk menjadi yang terdepan dalam tes pramusim dengan mobil yang menggunakan desain terbaru. Namun, keduanya kesulitan mencapai posisi terbaik secara konsisten.
Fry mengakui tim Ferrari memiliki banyak hal yang harus diperbaiki. Keputusan mengubah posisi saluran pembuangan udara di pertengahan tes pramusim juga menjadi tantangan tersendiri. Saya kecewa dengan tingkat kinerja kami saat ini. Saya rasa kami memiliki banyak hal yang harus dikerjakan di pabrik dan kami akan menguji hasilnya di Melbourne, pada seri pertama," kata Fry.
Juara dunia MotoGP Casey Stoner
Juara dunia MotoGP, Casey Stoner, mengatakan, Jorge Lorenzo dari tim Yamaha dan Dani Pedrosa yang merupakan rekannya di tim Repsol Honda bakal menjadi pesaing terberat di musim 2012 ini. Mantan juara dunia, Valentino Rossi, belum menjadi ancaman berat, kecuali jika pebalap Italia itu sudah cocok dengan sepeda motornya.
"Persaingan sudah dapat ditebak. Lorenzo dan Pedrosa akan menjadi dua pesaing terberat. Rossi akan menjadi ancaman jika merasa nyaman dengan sepeda motor Ducati-nya. Beberapa kejutan dari para pebalap lain bisa terjadi, tetapi hanya Lorenzo dan Pedrosa yang bakal menjadi pesaing sepanjang musim," kata Stoner, seusai kembali dari tes Pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (4/3/2012), di Sydney.
Dalam tes pramusim itu, Stoner menempati posisi pertama, diikuti oleh Pedrosa dan Lorenso di posisi tiga besar. Dalam catatan MotoGP, selama menggunakan mesin 800 cc, hanya empat pebalap yang meraih kemenangan di lebih dari 10 seri. Keempatnya adalah Stoner (33 seri), Rossi (21seri), Lorenzo (17 seri), dan Pedrosa (13 seri).
Beberapa pebalap lain, seperti Ben Spies, Andrea Dovizioso, Chris Vermeulen, dan Loris Capirossi, pernah memenangi satu sampai dua seri dianggap dapat memberikan kejutan. Namun, mereka diyakini bukan menjadi ancaman serius bagi Stoner.
Tes pramusim terakhir akan digelar pada 23-25 Maret mendatang di Jerez, Spanyol. Tes itu akan diikuti oleh 21 pebalap, termasuk sembilan pebalap baru yang termasuk dalam kategori claiming rule teams. Dalam tes itu akan terlihat siapa ancaman sesungguhnya bagi Stoner.